
Monev Oplah dan Brigade Pangan, Sinkronisasi Kegiatan Pelaksanaan
[Banda Aceh, 6 Maret 2025] BSIP Aceh mengikuti Rapat Monitoring dan Evaluasi Brigade Pangan Kegiatan Optimasi Lahan (Oplah) Provinsi Aceh Tahun 2025 secara daring. Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala PSIPKH, Direktur Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI), Kepala BSIP Aceh, Tim Pendukung Satgas Swasembada Pangan BSIP Aceh, dan Tim Pendukung Satgas Swasembada Pangan PSIPKH.
Kegiatan rapat dibuka oleh Kepala PSIPKH, Dr. drh. Agus Susanto, M.Si selaku PJ Satgas Swasembada Pangan Provinsi Aceh. Dalam hal tersebut, Agus mengatakan “Sebagaimana yang kita ketahui Aceh merupakan Provinsi yang sulprus pangan. Namun kita harus tetap menjaga dan meningkatkan hal tersebut. Seperti realisasi luas tanam oplah, Aceh berada di posisi tiga dengan indeks 43%. Harapannya tidak hanya tanam, tapi tambah subur, tanamannya sehat, tidak terganggu OPT, hingga berbuah dengan bulir padi yang maksimal. Oleh itu kita bersama-sama menjadi satu kesatuan untuk mewujudkan Aceh Swasembada Pangan”.
Adapun Firdaus, S.P., M.Si sebagai Kepala BSIP Aceh menambahkan “Alsintan telah sampai di kabupaten dan dapat digunakan secara maksimal untuk membantu olah tanah, dimana beberapa wilayah berkomitmen untuk melakukan olah tanah Maret-April. Mudah-mudahan Indeks Pertanaman 300 akan tercapai di bulan Juli dan akan di tanam kembali di bulan Agustus 2025”.